Liburan..
Kalau dengar kata liburan pasti
kita membayangkan suatu hal yang menyenangkan dan terlepas dari beban pikiran.
Alasan umum
orang berlibur biasanya untuk melepas kejenuhan dan
menikmati waktu untuk menyenangkan diri sendiri. Pada dasarnya setiap orang itu
butuh berlibur, memberi jeda bagi diri sendiri untuk mengistirahatkan fisik dan
pikiran. Cara berlibur setiap orang tidaklah selalu sama, ada yang menikmati liburannya
dengan seharian berdiam diri di villa untuk menikmati udara
segar, ada yang lebih senang berdiam diri di pantai menatap birunya air laut
dan mendengarkan suara laut yang
menenangkan, ada juga yang berlibur dengan cara memberi waktu pada hobi misalnya
mengurus peliharaan di rumah
dan satu lagi yang tak kalah menyenangkan yaitu Traveling. Traveling adalah salah satu pilihan untuk berlibur.
Selain memberi hiburan, traveling juga memberi manfaat yang bisa langsung kita
rasakan. Hasil
penelitian mengatakan bahwa traveling atau jalan-jalan mampu Mengurangi
stres .
Orang-orang
yang tinggal di daerah perkotaan, pasti memiliki tingkat stres yang cukup
tinggi bila dibandingkan dengan orang-orang yang tinggal di desa. Jangan pernah
anggap remeh stres yang Anda alami, karena bisa menimbulkan penyakit dan
memiliki efek negatif dalam jangka panjang.
Ketika Anda merasakan stres,
maka jangan langsung ke dokter! Anda hanya perlu melakukan traveling atau jalan-jalan.
Ingin liburan tapi tak tau harus
kemana? Galau? Bete? Janganlah ya!
Karena tidak ada masalah yang
tidak dapat diselesaikan, dan kali ini saya akan menyarankan anda untuk
berkujung ke Bumi Sriwijaya yaitu Sumatera Selatan. Provinsi yang terkenal
dengan makanan khas yang disebut Pempek. Berikut adalah tempat-tempat yang
menarik yang mungkin akan menjadi tambahan refrensi untuk kalian.
Alasan lain karena sudah tidak ada kapal besar yang bisa berlayar di Sungai Musi karena adanya pendangkalan.
- Jembatan AMPERA
Alasan lain karena sudah tidak ada kapal besar yang bisa berlayar di Sungai Musi karena adanya pendangkalan.
Tempat wisata favorit di Palembang
ialah Pulau Kemaro yang berada di tengah Sungai Musi. Pulau Kemaro begitu
banyak dikunjungi karena terdapat kisah romantis di Pulau Kemarau. Layaknya kisah
cinta Romeo Juliet namun kisah cinta ini merupakan cerita versi Indonesia,
terdapat kisah cinta Tan Bu Ann (Keturunan Tionghoa) yang jatuh cinta kepada
Putri Raja Siti Fatimah. Di samping Klenteng Kuan Im terdapa pohon cinta yang
menambah daya tarik tempat wisata ini. Pulau kemarau kental dengan ornamen
Tionghoa serta pagoda yang indah dengan jumlah 9 lantai. wisatawan yang ingin
berkunjung ke Pulau Kemaro tidak perlu membayar tiket masukwisatawan hanya
perlu membayar biaya transportasi yang berupa perahu kecil. Perahu kecil untuk
menuju Pulau Kemaro dapat ditemukan di sekitar jembatan Ampera.
Danau Teluk Gelam menawarkan pesona alam yang menawan.
Danau yang terletak di pinggir jalan lintas timur Sumatera sekitar 92 km di
sebelah tenggara kota Palembang itu airnya cukup tenang. Meski sedikit dipenuhi
rumput air, danaunya bisa digunakan untuk olah raga dayung dan jet ski. Di
lokasi danau ini, pengunjung bisa berolahraga air, mandi, berenang, memancing,
atau sekedar berkeliling. Angin yang berembus semilir menciptakan
gelombang-gelombang kecil di permukaan air danau yang bening membuat suasana
terasa tenang. Di tengah danau terdapat daratan yang ditumbuhi ribuan pohon
Gelam (Melaleuka leucadendron) dengan daun-daunnya yang mungil berwarna hijau
muda.
Air terjun ini terletak di dekat
Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, sekitar 56 km di selatan Muara Enim.
Sumber mata airnya di celah Bukit Barisan dan ke bawah membentuk sebuah sungai
kecil yang deras. Curup Bedegung merupakan objek wisata alam handalan daerah
ini.
Untuk memudahkan para pengunjung mendekati air terjun, tersedia jalan setapak sepanjang 600 meter yang dibangun di tepi sungai dan sebuah jembatan yang melintasi sungai kecil yang deras itu. Sedangkan di atas sungai tersedia lapangan parkir, warung-warung yang menyediakan makan dan minuman disini juga terdapat sebuah tempat pemandian alam dan tempat memancing, lengkap dengan fasilitasnya.
Air terjun alami ini merupakan tempat rekreasi yang memberikan kesejukan bagi pengunjung karena hembusan angin yang membawa butiran-butiran air. Suasana alam pegunungan di sekitarnya benar-benar mengesankan.
Untuk memudahkan para pengunjung mendekati air terjun, tersedia jalan setapak sepanjang 600 meter yang dibangun di tepi sungai dan sebuah jembatan yang melintasi sungai kecil yang deras itu. Sedangkan di atas sungai tersedia lapangan parkir, warung-warung yang menyediakan makan dan minuman disini juga terdapat sebuah tempat pemandian alam dan tempat memancing, lengkap dengan fasilitasnya.
Air terjun alami ini merupakan tempat rekreasi yang memberikan kesejukan bagi pengunjung karena hembusan angin yang membawa butiran-butiran air. Suasana alam pegunungan di sekitarnya benar-benar mengesankan.
- Masjid Cheng Hoo
Sumatera Selatan punya rumah khas yang disebut rumah limas. Jika Anda traveling ke Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, mampirlah ke rumah limas dengan 100 tiang berusia 201 tahun.
Rumah limas antik ini ada di Desa Sugi Waras, Kecamatan Telukgelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir
Rumah 100 tiang yang berukuran
36 x 15 meter yang dibangun pada tahun 1811 –red dan berada di pinggir Sungai
Komering ini memiliki arsitektur yang masih asli, yaitu percampuran Cina, Arab
dan Melayu. kisahnya, rumah ini dibangun oleh Pangeran Rejed dari Suku
Rambang. Saat itu dia merantau ke tepi Sungai Komering, dan ingin menikahi
seorang gadis dari suku Kayuagung. Nah, sesuai adat suku Kayuagung, apabila
ingin meminang seorang gadisnya, mempelai laki-laki harus menempatkan putri
mereka pada rumah yang layak. Sementara perabotan rumah itu akan diisi oleh
keluarga gadis.












0 komentar:
Posting Komentar